Translate

Puisi ala Mbah

Berikut ini adalah puisi karya Muhammad Bahauddin Alfan, alias saya sendiri.
Berjudul Sampah Masyarakat dan Cinta Matematika
Sampah Masyarakat
Hujan merintik deras
Bak adzab kaum Nabi Nuh
Ku meratapi hidupku yang melas
Karena kau telah menyayat hatiku
Rintik hujan yang menusuk tulang
Buatku semakin malang
Yang sendiri di kolong jembatan
Merintih kesakitan 
Oh Tuhan, berikan ku kekuatan
Yang sendiri tanpa teman
Kesepian, kedinginan
Tapi menyesal tiada guna
Statusku hanya sampah masyarakat
Yang dilaknat oleh umat
Cinta Matematika
Ku memandang wajah sang permaisuriku
Yang penuh akan unsur-unsur positif
Dan aku, yang hanya sebuah angka negative
Yang hanya sebuah angka irrasional
Ku coba kuadratkan diriku
Sehingga menjadi angka positif
Lalu kukalikan sisimu dengan sisiku
Sehingga membentuk persegi cinta
Lalu sebuah sisi terlepas
Dan membentuk segitiga cinta
Yang sudutnya adalah aku, kamu, dan dia
Seketika besar sudutku berubah
Yang kala itu 90 sekarang hanya 30
Karena ada sosok sudut lain
Yang lebih besar dariku, yaitu 60
Dengan berat, hatiku berkata
Biarlah aku hanya 30 derajat
Dan biarlah sang 60 bersamamu
Sang permaisuki, sang 90 derajat
Source : http://bahauddinalfan.wordpress.com
HMPS TI Unikama
Kampus Multikultural
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar